Monday, June 23, 2008

Murahnya harga Juice Intra?

Banyak yang bilang bahwa Juice Intra keluaran produk Lifestyles sangat mahal. Its Okay. Harga beras dan bbm yang dijaga pemerintah naik terus. sekarang BBM Premiun sudah seharga 6000 per liter. bandingkan dengan tiga tahun lalu yang "hanya"2500 ? berarti selama 5 tahun sudah naik lebih dari 100%.

Harga emas 5 tahun lalu "hanya 150 ribu per gram, sekarang sudah mencapai 270 ribu per gram.

Harga Beras Rojo lele 20 kg, 5 tahun lalu hanya 75 ribu , sekarang sudah 140 ribu.

total kenaikan sudah sekitar 100% lho.

Tapi Intra selama 5 tahun ini hanya naik 10% lho
  1. Intra (1 botol 950ml) Rp.363.000/btl (harga naik per Februari'08 sebelumnya Rp.330.000)
  2. Fibrelife (1 botol 60 capsules) = Rp.275.000/btl
  3. Nutria (1 botol 60 capsules) = Rp.253.000/btl

Murah bener dibandingkan kualitas produknya yang bernilai tinggi. Kadang 2 kita perlu memahami tentang NILAI DARI SUATU BARANG/JASA yang riil dibandingkan Harga suatu barang/jasa.

Nilai atas Juice Intra masih terjaga sesuai standard yang berlaku, sedangkan harganya hanya naik 10% dibandingkan kenaikan harga rata2 komoditi. Berarti discountnya banyak tuh.

salam antusias

indradjit@gmail.com

Harga Intra murah?

Ya murah lho harga produk lifestyles seperti intra, fibrelife dan nutria. Ketika kita ngomong harga tentu ada yang bilang mahal ada yang bilang murah semuanya relatif. Namun ketika kita berkata Nilai atau Value atas suatu barang/jasa nah inilah yang sebenarnya harus dikaji.

Sebenarnya Nilai Rupiah lah yang merosot terus, namun Nilai atas suatu barang/jasa steady sesuai dengan fungsinya + Premi.

Harga emas per gram sekarang sudah 270 ribu, tiga tahun lalu harganya masih 150 ribu/gram. Naiknya sudah hampir 100%.

Harga Intra selama tiga tahun ini hanya naik 10%. Berarti harganya turun terus ya, karena teknologinya dari Canada. Coba bayangkan betapa murahnya. Tapi NILAInya steady. Cobalah mengkonsumsi ini untuk kesehatan mu. Satu hari 28 ml berarti. Satu botol bisa untuk satu bulan.

Kalau emas hanya bisa disimpan saja, tanpa ada possibility untuk earning Cash inflow. Untuk earning Cash inflow Emas tersebut harus dijual dan di gadaikan. Kalau Intra merupakan barang konsumsi yang berkualitas untuk kesehatan dan bisa menjadi reseller lho.

  1. Intra (1 botol 950ml) Rp.363.000/btl (harga naik per Februari'08 sebelumnya Rp.330.000)
  2. Fibrelife (1 botol 60 capsules) = Rp.275.000/btl
  3. Nutria (1 botol 60 capsules) = Rp.253.000/btl

Mau Juice Intra yang murah dan berkualitas....email saja ke saya di indradjit@gmail.com

Salam Antusias

http://indradjit.multiply.com

Thursday, February 28, 2008

Intra Kapsul

Sudah beberapa bulan ini saya mulai mengkonsumsi Intra kapsul, walaupun saya demen banget dengan Juice Intra cair.......rasanya.....sssshhhh kayak juice apple, madu, dllsb. Pernah saya tawarkan sama teman yang kebetulan penggemar jamu. Dia bilang .......wuah ini jamu kok rasanya enak ya. Pasti bukan jamu. ... Nah lho, siapa bilang ini jamu, waktu gue tawarin juga nggak ngomong2 soal jamu. Kok situ sewot he he. Dia ketawa.
Soalnya dia baca 23 jenis herba yang ada ... kok lengkap & banyak. Hm ini pasti JAMU MANTEP. Dasar penggemar jamu loe. Setelah gue pikir2 asyik juga ya kalau jamu rasanya kayak Intra. Pasti penggemar jamu makin banyak tuh. Eh gue balik aja dech. Gimana kalau Intra seharga Jamu......nach pasti makin banyak tuh peminum Juice Intra he he.
Jujur, gue minum intra kapsul karena ngalah sama si keisha & keitaro (anakgue). Soalnya mereka disiplin banget deh. Kalau pagi dia lihat tuh botol.........pasti teriak........inla pap. Kalau malem dia lihat........Inla pap...., nah loe cepet abis nich. Apalagi kalau gue ikutan. ...ck ck
Eh kemarin ada ekstra intra kapsul . Ya sudah gue minum itu aja. Hilangkan rasa senangmu demi anak tapi tetap memperoleh khasiat yang kayaknya sama.
Hidup Juice Intra......, kapan ya mulai nyoba Fibre yang konon bisa mencegah diabetes.
aduuuh ngantuk nich. mau kerja kok malah nge blog..
eh aku lagi jualan ebook resep nich .......beli2 dong murah kok hanya 50 ribu rupiah saja padahal ratusan halaman tuh. click & buy ya http://resepsedap.com/?id=Warisan
atu lagi dech datang ya ke http://www.akupuntur.info & main2 ke MP ku http://indradjit.multiply.com
Makan....makan......

Wednesday, February 06, 2008

Bayi Intra yang sudah bisa gendong kucing

Masih ingat dengan jelas, ketika saya & istri menginginkan seorang anak beberapa tahun yang lalu. Ada beberapa hal yang memang kami lakukan untuk dapat memperolehnya. Salah satu yang kami lakukan adalah mengurangi makan makanan yang mengandung daging merah, ayam broiler, gula, makanan fastfood dan sebagainya. Pendek kata kami melakukan therapy rada2 vegetarian pada saat itu.
Kami juga memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, susu kedelai, susu yoghurt/kefir. Namun karena keterbatasan selera makan/minum dan keterbatasan waktu untuk mengkonsumsi enough zat2 yang dibutuhkan tubuh, kami memerlukan suplemen buat kesehatan tubuh kami. Pada saat itu dengan dipandu dr. Anton Budiono, kami mengkonsumsi Juice Intra setiap hari untuk melengkapi kekurangan konsumsi Herba.
Soalnya mau mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak tapi cepat kenyang padahal kami tahu bahwa kami butuh banyak.Setelah hamil, istri saya tetap mengkonsumsi Intra. Selama kehamilannya tersebut istri saya doyan bener sama yang namanya sayuran, buahan dan Intra. Padahal sebelumnya dia adalah penggemar Rendang (terutama santannya), Ayam Goreng ( terutama dedak gorengannya) bahkan Pempek Tunu+cuka+ebi. Wuaduh....seru juga nich. Si Bayi pasti doyan Intra banget.
Setelah lahir, bayinya bersiiiih & bening banget (kata suster), padahal gue kan tidak mulus he he. Teman2 pada nanya apa makanan & minuman ketika hamil. Gue jawab aja bahwa kami rada2 vegetarian (padahal tetap makan ikan, telor, ayam kampung) , soalnya kami benar2 mengurangi makan/minum fastfood dan daging merah. Dan sayuran & buah2an juga sama ama yang loe konsumsi.
Ada satu hal yang mungkin beda, yaitu gue, istri dan anak gue (diperut) mengkonsumsi suplemen Intra dari Lifestyles.
SOHO is a nice place to work while raising your kids and taking care of your Family and always put aside some of your income

Peran FibreLife pada Kadar Gula Darah

Salah satu manfaat utama dasri FibreLife adalah untuk mengatur kadar gula darah. Dalam hal ini FibreLife bekerja dengan cara:
  1. Memperlambat pelepasan gula ke dalam pembuluh darah sehingga kadar gula darah akan lebih seimbang.
  2. Mengatur kadar gula tertinggi dan terendah setiap harinya, sehingga tingkat energi tubuh akan lebih stabil, tanpa lonjakan.
  3. Mengurangi jumlah hormon insulin yang dibutuhkan tubuh sehingga menjaga kesehatan pankreas Anda.
  4. Menurunkan indeks glisemik dari makanan dan memperlambat proses pencernaan. Indeks glisemik adalah suatu ukuran yang menggambarkan seberapa besar efek makanan terhadap kadar gula darah Anda.

Herbal utama dalam FibreLife yang menunjang fungsi tersebut adalah konjac glucomannan. Bahan ini diperoleh dari akar pohon konjac (amorphophallus konjac). Konjac glucomannan ini termasuk jenis serat larut air.

Konjac glucomannan membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam untuk dicerna. Karena itu, konjac akan memperlambat proses pencernaan secara keseluruhan, dan memperlambat penyerapan zat gula.

Herbal lainnya dalam FibreLife yang juga mendukung fungsi tersebut adalah ekstrak Cinnamon (kayu manis). Cinnamon bukan merupakan serat, namun telah terbukti mampu membantu mengatur kadar gula darah secar efektif. Peran konjac, gula akan diserap lebih perlahan sehingga tidak terljadi lonjakan. Karena itu, FibreLife sangat dianjurkan bagi para penderita diabetes tipe 2. Sedangkan bagi anda yang sehat, Fibrelife akan menjamin agar kadar gula darah anda selalu terkontrol dan stabil.

Source: Brosur Pengetahuan Produk 1-31 Januari 2008

Monday, January 21, 2008

Mengeluarkan Racun yang Efektif

Cara membersihkan racun yang merugikan tubuh pertama-tama adalah memutuskan sumber racunnya. Jika kita hanya semata-mata memperhatikan bagaimana mengeluarkan racun dalam tubuh, tapi tidak memfokuskan pada pemutusan sumbernya, di mana meski racun dalam tubuh telah dikeluarkan, tapi, racunnya akan terus masuk ke dalam tubuh, maka cara yang paling jitu sekali pun juga akan sia-sia.

Pembuangan kotoran (BAB) lancar
Sebagian besar racun dalam tubuh dikeluarkan melalui kotoran, jika BAB lancar, akan dapat menjamin dan menjaga kesehatan tubuh. Dan jika ingin BAB-nya lancar, pertama-tama harus memastikan serapan serat yang cukup, bagi orang normal, umumnya satu hari perlu menyerap sekitar 3 gr serat. Kandungan serat dalam makanan halus pada umumnya sangat rendah, namun, kandungan serat dalam sayur mayur, buah-buahan dan bahan pangan kasar sangat tinggi, jadi jika ingin meningkatkan serapan serat, maka harus banyak mengonsumsi sayur-mayur, buah-buahan.

Perbanyak minum air
Bagi orang normal perlu mencukupi kurang lebih 3000 cc (6-8 gelas) air setiap hari. Jika suplai air dan bermutu cukup, dapat meningkatkan kecepatan peremajaan sel, mendorong pengeluaran racun dalam tubuh. Ada 3 waktu yang diharuskan minum air, pertama, minum air saat bangun pagi dapat memenuhi cairan air yang dibutuhkan tubuh, selain itu bermanfaat mengikis ampas yang tertinggal di dalam usus atau lambung, mendorong pengeluaran racun, menurunkan kekentalan cairan darah, memperbaiki fungsi pembuluh darah ; kedua, pukul. 15.00 . Dan ketiga, pukul 21.00, penting sekali untuk segera memenuhi tubuh Anda dengan cairan air.

Mengurangi beban organ dalam
Kita setiap hari menyerap sejumlah besar lemak, protein, terkadang menyerap sejumlah besar alkohol, makanan-makanan ini dapat menimbulkan beban yang berat pada sistem pencernaan tubuh. Jika hendak melenyapkan timbunan racun yang merugikan tubuh, satu hal yang terpenting adalah harus mengurangi beban pada organ dalam, karena itu dalam makanan usahakan kurangi mengonsumsi makanan tinggi lemak, tinggi protein dan tinggi kalori seperti ikan, daging, telur, lemak susu, makanan yang disantap bisa dicerna, diurai, diserap dengan cepat, tubuh baru bisa memiliki lebih banyak waktu untuk membersihkan racun yang tertimbun.

Memperkuat jasmani,
mengembalikan sistem kekebalan tubuh. Dalam kondisi normal, di mana selama serapan gizi kita cukup, istirahat yang cukup, dan memperkuat jasmani, maka, racun dalam tubuh dengan sendirinya akan dibasmi oleh sistem kekebalam tubuh kita. Cara yang penting dalam memperkuat jasmani adalah berolahraga.
(Sumber : Dajiyuan ) dari mailist pancasila90
Posting by Norick

Friday, January 18, 2008

Si Buruk rupa itu bernama MLM!

Sumber dari : http://www.dadangkadarusman.com/

Saya diundang oleh teman. Dia bilang, saya akan diperkenalkan dengan temannya yang pebisnis sukses. Katanya, dia sedang mencari mitra kerja untuk mengembangkan bisnisnya. Waktu saya tanya; bisnis apa-an? Dia mengatakan; lebih baik ketemu dengan ahlinya langsung. Dan kamipun sepakat untuk mengatur pertemuan disebuah hotel bintang 4, jam 7 malam. Karena saya percaya pada dia, maka saya berusaha bermacet-macet ria. Setelah saya bersusah payah seperti itu; eeh, ternyata yang dia bilang dipertemukan dengan bisnisman sukses itu cuma untuk mendengarkan presentasi MLM.
Paragraf diatas itu adalah sebuah petikan kekesalan dari seorang teman yang merasa tertipu oleh temannya sendiri. Dalam sebuah blog, ada artikel yang membahas keluhan senada. Ada ratusan komentar yang muncul untuk artikel itu. Tentu saja, pro dan kontra.
Dari mana citra buruk rupa itu muncul? Dari konsep MLM-nya kah? Dari kekeliruan pendekatan yang dilakukan oleh (sebagian) pelakunya kah? Atau dari sinisme dan sifat defensif sang penerima informasinya kah? Menarik untuk dicermati. Sebab, begitu banyak orang bersikap antipati ketika mendengar kata MLM. Sebuah percobaan kecil dengan menanyakan pendapat orang tentang bisnis MLM memberikan kesimpulan sementara bahwa; citra buruknya lebih dominan dibandingkan dengan ‘value’ sesunguhnya dari system itu. Padahal, dalam marketing; tentu saja ‘citra’ merupakan sesuatu yang teramat sangat penting.
Yang lebih menarik lagi adalah; hal itu masih terjadi setelah bertahun-tahun system ini diperkenalkan di Indonesia. Sewaktu saya masih kuliah belasan tahun lalu, MLM menjadi topik bahasan seru. Namun, hingga sekarang citra buruk itu tidak kunjung surut. Saya menjadi teringat suatu ketika guru mengaji dikampung mengatakan; Jika si A melakukan kebaikan kepada si B. Kemudian si B melakukan kebaikan yang sama kepada si C. Lalu si C melakukannya kepada si D. Dan seterusnya. Maka pahala dari rangkaian perbuatan baik itu Tuhan tebarkan hingga si A selalu mendapatkan bagiannya. Mungkin saja si A tidak mengenal si D. Tapi, ketika si D melakukan kebaikan yang diajarkannya; maka si A mendapatkan pahala. Bahkan sekalipun si A sudah meninggal, dia tetap mendapatkan pahala dari ilmu kebaikan yang diajarkannya.
Guru ngaji saya juga bilang; dalam ajaran kita, sebutir kebaikan yang dilakukan orang beriman kepada orang lain itu bagaikan sebutir benih padi. Dia akan tumbuh, lalu menghasilkan seuntai tangkai yang berisi cabang-cabang dimana setiap cabang untaian padi itu berisi cabang kecil-kecil. Dan setiap cabang kecil itu berisi cabang yang kecil-kecil lagi. Dan masing-masingnya berisi satu bulir padi.
Kepada seorang mahasiswi program study marketing saya menceritakan kembali kisah guru ngaji itu. Dan saya mengatakan kepadanya bahwa; “Konsep MLM itu menganut system pemberian pahala yang diajarkan Islam. Seseorang yang menabur benih kebaikan; akan menuai rangkaian kebaikan-kebaikan yang ditimbulkannya kemudian.
”Tahukah anda, mengapa saya berani mengatakan hal itu kepadanya? Karena dia adalah seorang pacar yang kemudian saya nikahi. Tetapi kepada anda, saya tidak berani mengatakan hal itu. Mengapa? Karena saya tidak mau mengambil resiko atas respon anda. Bisa saja anda mengatakan bahwa; ‘saya memanfaatkan dalil-dalil agama untuk menjustifikasi bisnis itu’. Anda juga bisa menganggap bahwa saya antek-anteknya MLM. Jadi, kepada orang lain selain istri saya; saya tidak akan mengait-ngaitkan konsep MLM dengan rangkaian pahala kebaikan yang diajarkan guru ngaji saya itu.
Tapi, marilah kita melihat beberapa hal. Pertama, sudahkah kita bersikap proporsional? Kita perlu menanyakan kepada diri sendiri; apakah kita sebal kepada system MLM-nya, atau kepada cara orang-orang yang membawakannya kepada kita? Bukankah dalam kehidupan sehari-hari kita biasa mengatakan ‘oknum’ terhadap sebuah penyimpangan yang terjadi? Kata oknum, berguna bagi kita untuk membedakan apakah yang jelek itu ‘seseorang’ atau sekelompok orang, ataukah system alias lembaganya sendiri.
Kedua, sudahkah kita benar-benar memahami konsep MLM, atau sekedar pura-pura memahaminya? Mungkin sikap antipati kita itu sebenarnya ditimbulkan karena informasi yang kita terima kurang akurat. Atau karena cara-cara yang digunakan para pelaku MLM yang tidak tepat? Atau mungkin karena kita pernah ‘merasa’ ditipu; sehingga kita menutup diri dari kemungkinan memahami pengertian sesungguhnya tentang MLM.
Ketiga, jika anda seorang marketer tentu tahu bahwa dalam system penjualan biasa - yang bukan MLM – anda sering dipusingkan oleh apa yang disebut sebagai ‘barang buangan’. Barang-barang yang masuk ke teritory anda, dari teritory lain. Anda yang bekerja susah payah, tapi teman anda di kota lain yang mendapatkan salesnya karena barang buangan itu bocor ke teritory anda. Hey, tahukah anda bahwa; dalam MLM kemungkinan ‘permainan’ semacam itu sangat kecil? Jika anda sudah berhasil merekomendasikan seseorang menjadi member, maka tidak peduli dia membeli produknya dikota mana; anda tetap mendapatkan bonusnya.
Keempat, bisakah kita menemukan organisasi marketing yang terstruktur rapi dan sestematis? Teman saya berjualan baju muslim. Dia mengambil baju-baju itu dari Tanah Abang dengan keuntungan 30%. Kemudian, dia titipkan baju muslim itu ke Ibu-Ibu Arisan, dan memberi mereka keuntungan 20%. Si Ibu-ibu arisan mengambil sepuluh potong, lalu bilang kepada suami-suami mereka; “Pah, bilangin dong sama teman kamu supaya beli baju-baju ini untuk istrinya. Nanti Papah dapat untung 15%”. Para suami pergi kekantor, dan bilang pada Office Boy: “Dadang, kalau kamu mau menjualkan baju ini kepada karyawan disini, kamu akan mendapatkan keuntungan 10%”. Hal semacam itu lumrah terjadi disekitar kita, bukan? Menurut pendapat anda, apakah cara jualannya ‘bertingkat-tingkat’? Kayaknya sih begitu. Tapi belum sistematis, ya? Bagaimana jika mereka melakukannya dengan cara yang systematis sehingga hitung-hitungan bonusnya jelas, dan masing-masing dapat membawa baju dagangannya itu kepada teman-temannya yang lain?
Kelima, bisakah kita menemukan suatu system marketing yang memberikan keuntungan jangka panjang kepada konsumen atau pengguna produk setianya? Cobalah tengok barang-barang yang anda miliki. Anda membelinya. Lalu, Anda bilang pada tetangga; “Produk ini bagus, saya sudah pake tuh Jeng”; apakah anda mendapatkan imbalan dari perusahaan? Dalam MLM, setiap konsumen memiliki kesempatan untuk mendapatkan manfaat-manfaat lain, misalnya; perbedaan harga yang signifikan. Hak untuk menjual kembali kepada orang lain dengan selisih harga menarik. Dan untuk setiap tetangga yang ikut membeli produk itu atas rekomendasi anda; perusahaan bersedia memberi anda imbalan berupa pembagian keuntungan yang diperolehnya.
Jika kita tidak mau berbisnis, apakah kita perlu membenci ML.M? Nggak, kan ya. Kita netral saja. E-eh, tunggu dulu; saya membutuhkan suatu produk tapi tidak ada di supermarket. Adanya hanya di ML.M. Gimana dong? Mengapa pusing? Kita beli saja di M.LM, tapi tidak usah jadi member. Sebab, ML.M tidak melarang seseorang yang bukan anggota untuk membeli produknya. Dan ML.M tidak memaksa konsumennya untuk menjadi tenaga marketing mereka. Mereka hanya memberi kesempatan kepada kita; KALAU-KALAU kita mau mendapatkan manfaat lain selain dari manfaat langsung dari produk yang kita beli. Jika tidak, ya tidak apa-apa. Jangan hanya karena produk itu dipasarkan secara ML.M, meskipun anda membutuhkannya; anda batal membelinya.
Bagaimana jika kita ‘akhirnya’ tertarik untuk ikutan berbisnis? Lakukan saja. Tapi ingat; hindari melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang ‘ngerjain’ anda dengan presentasi yang tidak objektif. Jadilah marketer yang profesional dan proporsional.
Kita tidak perlu mencari-cari argumen untuk menentukan; mana yang lebih baik, diantara ML.M dan sistem marketing biasa. Tidak terlalu bermanfaat. Lebih baik kita tempatkan diri pada porsinya masing-masing. Kita yang tidak suka ML.M dan tidak mau berurusan sama sekali dengan apapun yang berbau MLM; cukup katakan, “maaf, saya tidak tertarik”. Kita yang hanya butuh produknya saja; tidak usah ragu untuk membeli. Beli saja. Dan, kita yang menjadi pelaku bisnis M.LM; terus tingkatkan profesionalisme dalam bekerja. Dengan begitu, M.LM yang saat ini masih dipandang sebagai seekor anak bebek buruk rupa itu akan cepat atau lambat tumbuh menjadi seekor angsa yang cantik jelita.
Catatan Kaki:Orang-orang yang baik melakukan sesuatu dengan cara-cara yang baik. Dan orang-orang yang baik membuka diri untuk setiap kebaikan dengan menunjukkan sikap yang baik.

posting by
Norick Indradjit
Intra-herbal to drink